Bercakap-cakap Di Hari Senang

13 Dec 2010

“Apa yang sedang kamu pikirkan?”

“Ada jutaan. Kau mau aku menyebutkannya satu-satu, sementara kau bisa melihat apa yang aku pikirkan sekaligus dengan hanya tetap menatap mataku?”

“Haha.. Baiklah.”

“Dasar iseng!”

“Hei, karena aku agak sedikit tegang.”

“Aku juga.”

“Ayo bicara yang ringan-ringan!”

“Contohnya?”

“Gaunmu bagus. Indah sekali.”

“Katanya, kau lebih suka melihatku tanpa sehelai benang pun?”

“Tidak di sini, Cantik!”

“Kalau begitu, jangan padamkan kesabaranmu!”

“Tentu.”

“Tapi awas kakimu!”

“Iya. Eratkan tanganmu juga!”

“Hehehe.. Iya.”

“Ini sangat emosional.”

“Laki-lakiku, jangan bilang kau akan menangis?”

“Sebentar lagi!”

“Hahaha.. Aku dari tadi.”

“Kau khan cengeng!”

“Aku hanya terlalu sanggup untuk bahagia di hari ini.”

“Ya. Hari ini adalah hari yang akan kusyukuri setiap hari.”

“Ya, Tuhan..”

“Kenapa?”

“Aku mencintaimu.”

“Aku juga mencintaimu.”

“Tapi aku mencintaimu.”

“Karena aku mencintaimu.”

“Aku sangat mencintaimu.”

“Aku sungguh mencintaimu.”

“Aku akan tetap mencintaimu.”

“Setiap hari adalah mencintaimu.”

“Setiap detik aku mencintaimu.”

“Di manapun aku, aku mencintaimu.”

“Walaupun kesusahan datang, aku tetap mencintaimu.”

“Dan aku akan selalu mampu mencintaimu.”

“Demikianlah aku bersyukur telah mencintaimu.”

“Aku memuji Tuhan karena aku mencintaimu.”

“Aku berdoa karena aku mencintaimu.”

“Aku memelukmu sekarang, karena aku mencintaimu.”

Aku melihatmu sekarang, di saat aku mencintaimu.”

“Debar jantungku adalah karena aku mencintaimu.”

“Aku menari sambil mencintaimu.”

“Malaikat berdansa, iringan aku mencintaimu.”

“Istriku, aku mencintaimu.”

“Suamiku, aku juga mencintaimu!”

Akhirnya selesai sudah lantunan syahdu yang mengiring dansa mereka dan seluruh hadirin menjadi haru dan bertepuk tangan. Lalu kedua mempelai kembali ke pelaminan sambil saling bergandengan setelah sudah menerima tantangan, berdansa berdua di tengah para undangan. Acara resepsi terus berlanjut.

The End.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post